Sutan Iskandar ke Budapest

Pada waktu Sutan Iskandar ke Budapest , ibukota Hongaria, Hongaria telah menjadi Negara sendiri, lepas dari Austria. Akan tetapi kini dia membuat perjanjian persahabatan dengan Nazi Jerman. Pada tahun 1920-1930 Hongaria mengalami depresi Ekonomi setelah kekalahannya dalam perang Dunia I. Sebelumnya Negara ini makmur dan seterusnya di .https://dryuliskandar.wordpress.com/2011/07/20/sutan-iskandar-ke-budapest/ . . . .

His Story of Sutan Iskandar (19)
As Told to Dr.Yul Iskandar., PhD
(Unauthorized and uncheck of story).

Tahun 1942 Sutan Iskandar menulis dalam catatan hariannya., Bendera matahari terbit dikibarkan, sitiga warna diturunkan. Kantor pos berganti nama “Yubinkyoku” dan “Ckt” diganti dengan “Yubinkyokutyo”. Kepala kantor pos Belanda Crough entah kemana dibawa, wallahu’alam hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya. Di Sukabumi orang Belanda telah hilang, katanya ditaruh disatu tempat, atau dimasukkan ke kamp konsentrasi buatan Jepang. Begitu juga pimpinan orang Belanda telah hilang. Suatu negara dimana tak disokong oleh rakyatnya akan rapuh, di kantor pos Sukabumi tak ada pimpinan,, maka jadilah saya pimpinan de fakto dari Kantor Pos Sukabumi. Setelah terjadi kerusuhan, tentara Jepang dan pimpinan administrasi datang ke Sukabumi, kini kita punya Tuan baru. Semua pimpinan yang tadinya dipegang Belanda sekarang dipegang oleh Jepang.

Tahun 1974, di RSPAD Sutan Iskandar meneruskan ceritanya, Penyingkiran orang-orang Belanda ke Kamp konsentrasi mengingatkan Sutan Iskandar atas kamp konsentrasi di Hongaria. Orang yahudi Hongaria pada saat itu sekitar 3 juta dari 45 juta penduuduk.

Sutan Iskandar teringat akan pengalamannya di Hungaria, ketika Sutan Iskandar menglanglang buana di Eropa, Nazi telah berkuasa dibebarapa daerah. Salah satunya adalah Austria – Hungaria. Pimpinan Hungaria mengatakan bahwa Hungaria berdiri berdampingan dengan Nazi Jerman, pemerintah Hungaria masih ada. Orang Hungaria terutama Jahudi di Hungaria tidak boleh mendengarkan radio lain kecuali radio resmi dari pemerintah Nazi. Sebagian besar Orang Jahudi dimasukkan dalam kamp-kamp konsentrasi, dengan mencari-cari kesalahan..

Hongaria dalam bahasa Inggris dinamakan Hungary, tetapi penduduk dan bahasanya menamakan dirinya Magyar, dan tanah airnya dinamakan Magyarorszag. Hongaria dengan ibukotanya Budapest, dilalui oleh kereta Orient Express dari Turki ke Paris, melalui Rumania disebelah timur, terus ke Austria sebelah barat.

Karena negaranya yang penting di Eropah Tengah, Hungaria merupakan daerah yang paling banyak diserang oleh bangsa lain. Sebelum masehi Anatolia (Turki) menduduki daerah itu, kemudian bangsa Roma, malahan Bangsa Bar-bar dari Timur juga tak mau kalah. Persia, Yunani, dan kekaisaran Otoman (Turki) pernah pula mendukinya. Terakhir dia menjadi Kekaisaran Autro-Hungaria, walaupun Kaisar lebih sering di Austria. Karena dia ikut perang dunia I, melawan Jerman, maka banyak Negara-negara slavia, yang memisahkan diri dari kerajaan itu. Sejarah panjang Hongaria, bermula dari serangan-serangan suku-suku primitive tapi berani, pada abad ke 8. Suku-suku ini menyerang kerajaan Jerman dan Byzantium yang menduduki Hongaria pada saat itu.

Hongaria mendapat serangan-serangan dari bangsa Monggol, dan Turki, malahan pada suatu saat Negara Turki dapat menguasai Hongaria. Dinasti Habsburgs mengklaim Negara Hongaria sebagai bagian dari kerajaan Austro-Hongaria. Setelah kekalahan perang dunia I, Hongaria memisahkan diri dari Austria.
Letak Hongaria ditengah-tengah Eropah sangat strategis, disamping itu kekayaan alam juga berlimpah, dan tanah yang subur, menyebabkan Hongaria merupakan tujuan dari serangan-serangan bangsa lain.

Istilah Magyar berasal dari suku-suku yang memasuki Hongaria diabad ke 8, berasal dari suku Finno- Ugrig, serumpun dengan bangsa Finlandia, Bangsa-bangsa dari pegunungan Ural, dan Siberia, tetapi tidak serumpun dengan bahasa Indo-eropean (Jerman, Perancis dan Belanda), yang lebih banyak berasal dari bangsa Arya dan Latin. Istilah Hungaria, berasal dari penyerbuan orang Turki ke Hongaria yang menyebut suku itu Onogur, atau sepuluh panah, yang diberikan kepada suku-suku di Hongaria.

Pada waktu Sutan Iskandar ke Budapest , ibukota Hongaria, Hongaria telah menjadi Negara sendiri, lepas dari Austria. Akan tetapi kini dia membuat perjanjian persahabatan dengan Nazi Jerman. Pada tahun 1920-1930 Hongaria mengalami depresi Ekonomi setelah kekalahannya dalam perang Dunia I. Sebelumnya Negara ini makmur karena menghasilkan Bauxit (bahan alumunium), mangan, emas dan juga minyak bumi. Ketika Jerman mulai bangkit dibawah Hitler, Hongaria juga mulai menunjukkan kebangkitan ekonominya.

Orang Hongaria sangat banggga dengan dirinya, bangga menjadi orang Magyar, yang berbeda dengan orang-orang Slavia, Ukranian, Roman, Bulgarian maupun German. Mereka tak merasa cocok dengan orang Eropah, yang didominasi Jerman dan Perancis. Malahan begitu tebalnya nasionalisme Hongaria, dia mengatakan diluar Hongaria, tak ada kehidupan, kalaupun ada tidak sama dengan kita (kata orang Magyar). Lucunya sejak tahun 1920, setelah perang dunia I, Hongaria masih menyebut dirinya kerajaan Hongaria, walaupun tak mempunyai raja. Yang ada saat itu adalah gubernur yang dipilih oleh parlemen. Di Hongaria pada tahun 1930-an yang berkuasa adalah dari golongan konsevatif, golongan komunist minoritas, dan golongan sosialis tidak jelas adaya.

Budapest adalah ibukota Hongaria. Kota itu merupakan pusat kebudayaan dan Ekonomi Magyar. Terletak 250 km dari Wina (Austria), dan kota itu dipisahkan oleh sungai Danube yang di Jerman dinamakan Sungai Dunao, mengalir melalui Jerman, Austria, Hongaria ke Romania dan berakhir di laut Hitam. Kota itu sebenarnya ada dua bagian, Buda sebelah barat sungai dan berbukit-bukit. Sedangkan Pest adalah sebelah timur sungai dan tanahnya datar. Ditahun 1930-an sekurang-kurangnya ada 4 jembatan yang menghubungi bagian Buda dan Bagian Pest dari Budapest.
Kota tuanya dimulai di Pest, membuat setengah lingkaran dimulai dari Jembatan Margaret sampai jembatan Szabadsag.

Di dekat Margaret Bridge terletak gedung Parlemen yang dibangun dengan gaya neo-gothic, dan gedung itu rampung pada tahun 1904. didekat gedung Parlemen berdiri bangunan-bangunan pemerintahan Hongaria. Didepan gedung parlemen terletak gedung Musium yang menyimpan artefak sejak tahun 800 sampai masa kini. Didekat gedung parlemen ada pula perpustakaan yang sangat lengkap, sejak adanya invasi mongol, tulisan-tulisan Islam yang dibuat para sufi yang dibawa oleh orang Turki sampai tulisan-tulisan modern.

Didekat gedung parlemen itu pula ada Catedral yang terkenal St Stephen Catedral, yang megah berdiri sejak tahun 1899. Didekat Elisabeth Bridge ada jalan yang terkenal untuk para turis (shopping street) yang dinamakan Vaci Utca. Dipinggiran dari Boulevard ada pula museum yang tekenal dengan mengumpulkan 4 juta item, dan dokumen-dokumen histories. Dari Margaret Bridge menuju kekota ada Nepkoztarsasag Avenue, dengan jalan-jalan yang bagus dan panjang 2 km, dan berdiri Opra House yang dibangun tahun 1884.

Dibagian Buda, ada castle yang terkenal dengan nama Buda Castle Hill, yang terletak dibukit dengan pemandangan sungai Danube. Casle Hill ini dibangun tahun 1770. Didekat Casle itu ada Gereja yang dinamakan Matthias Church yang dibangun pada tahun 1269.

Sejarah Budapest bermula pada 5 abad sebelum masehi, ketika bangsa asli Illyrian dan kemudian bangsa Celtic menyerang Budapest. Setelah itu Bangsa Romawi menyerang Budapest dan membentuk post pertahanan yang dinamakan Aquincum, dan menyebut daerah itu provinsi Pannonia. Semua artefak itu ada dimusium atau galeri di daerah Pest Diatas. Bangsa Magyar baru datang menyerbu pada tahun 800-an masehi. Bangsa ini kemudian menjadi mayoritas bangsa Hongaria. Aquincum yang dibuat oleh orang Romawi dihancurkan dan dia membangun bangunan yang disebut Obuda.

Ketika Bangsa Mongol (Tartar) tahun 1200-an menginvasi Budapest, bangunan –bangunan bersejarah dihancurkan. King Bella IV tahun 1200 untuk mengantisipasi serangan mongol membuat benteng di daerah Buda diperbukitan (castle Hill) Pada zaman pertengahan itu Obuda yang dihancurkan bangsa Mongol dibangun kembali oleh King Bella IV.

Antara tahun 1500 – 1700 bangsa Byzantium (Turki), menyerang dan menginvasi Budapest. Dalam masa pendudukan Turki itu banyak monument-monumen bersejarah yang dihancurkan. Agama Islam dipaksakan pada penduduk. Baru sekitar tahun 1800-an bangsa Magyar dapat sedikit tenang (mereka kembali ke agama Kristen, yang kebanyakan Kristen Orthodox), dari berbagai invasi bangsa Asing. Pada tahun 1870-an dibangun jembatan yang menghubungkan Buda dan Pest.

Hongaria dan Budapest adalah kota yang mengesankan, oleh sebab itu banyak sekali orang yang ingin menguasi nya. Perkembangan sejarah dan kebudayaan Hongaria sangat mengesankan. Banyak yang menyangka bahwa Hongaria agak terbelakang dari Eropah lainnya (Jerman dan Perancis), akan tetapi dari segi kultural sebenarnya Hongaria lebih kaya dari Bangsa Eropa Lainnya. Setelah perang dunia II, Hungaria masuk dalam kelompok tirai besi dibawah rezim komunis yang berorientasi ke Moskow. Bahasa Resmi waktu adalah bahasa Rusia, walaupun penduduk Magyar tak suka dengan orang Rusia maupun pemerintahan komunis.

Tapi karena dia termasuk kalah perang dalam perang Dunia II (Hongaria) ikut Austria dan tentunya ikut Jerman, maka tentara pendudukan Uni-sovyet memasuki Hongaria, karena Rezim UniSovyet sangat represif, timbul demostrasi mahasiswa diakhir tahun 1950-an. Walaupun demostrasi itu tak menghasilakan apa-apa, kecuali beberapa puluh mahasia gugur kena tembakan Uni-sovyet, dan ratusan intelektual kabur dari Hongaria ke Canada dan AS. Ternyata kemudian model Demostrasi mahasiswa itu ditiru oleh sebagian besar Negara Eropah (Perancis), Jerman, Korea, Jepang dan Indonesia (1965).

Karena buku ini tidak berpretensi untuk menjadi buku sejarah hystory of Indonesia, atau auto biographi ataupun memoar, tetapi hanya suatu His Story of Sutan Iskandar maka penulis hanya menuliskan apa yang dikatakannya.(Unauthorized and uncheck hystory)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: