Bab 2:Psikiatri Kusumanto Setyonegoro –Yul Iskandar.

Bab 2:Psikiatri Kusumanto Setyonegoro –Yul Iskandar. Lihat:
https://dryuliskandar.wordpress.com/2011/03/20/bab-2psikiatri-kusumanto-setyonegoro-%E2%80%93yul-iskandar/

DNA dan Double Helix.
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/01/16/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-11/
Otak dan neuron Otak.
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/01/20/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-12/
Inteligensi interpersonal;
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/01/25/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-13/
Budaya Korupsi dan Penyakit mental. https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/01/28/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-14/
Etik., Moral., Kebenaran., Keadilan dan Hukum. https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/02/01/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-15/
Human Suffering;
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/03/26/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-16/
MMPI1-MMPI2-MMPI-Yul Iskandar, https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/03/27/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-17/
Pendidikan anak.
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/03/28/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-18/
Proses Perubahan:
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/03/29/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-19/
Keluarga besar dan keluarga kecil.
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/04/01/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-20/

DNA dan Double Helix.
Dibidang genetika . . . peranan Chromosom . . . . terdiri dari protein tertentu, adanya DNA dan RNA. . . DNA adalah 20 Angstrom, . . . . yang dinamakan double helix. . . . .heritable (diturunkan) melalui gen sampai tingkat tertentu. dan selanjutnya di..
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/01/16/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-11/
DNA dan Double Helix.
Dibidang genetika . . . peranan Chromosom . . . . terdiri dari protein tertentu, adanya DNA dan RNA. . . DNA adalah 20 Angstrom, . . . . yang dinamakan double helix. Jadi DNA selalu terdapat dalam sepasang, sedangkan RNA single polynucleotide. Pada RNA dibedakan atas bagian RNA yang kecil yang dinamakan t RNA (transfer RNA), yang berfungsi membawa asam amino ketempat pembuatan protein. Selain itu dikenal pula mRNA (messenger RNA) yang fungsi menterjemahkan pesan genetik dari DNA. RNA yang terakhir dinamakan r-RNA (Ribosomal RNA) yaitu suatu bagian dari ribosom dimana pesan-pesan DNA diterjemahkan menjadi rantai polypeptide dan protein.
Salah satu yang menarik pada saat ini adalah masalah Molekular genetic dalam hubungan dengan behaviour maupun mental illness. Lima puluh tahun lebih kita mengenal bahwa dalam khromosom, terdapat duoble helix DNA suatu molekul terkecil dari expresi genetik. Kini para ahli percaya bahwa proses tingkah laku adalah heritable (diturunkan) melalui gen sampai tingkat tertentu.
dan selanjutnya di..
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/01/16/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-11/
Otak dan neuron Otak
Akan tetapi otak manusia yang beratnya hanya 1,5 kg merupakan suatu organisasi yang paling complex dan paling teratur dalam alam raya ini. Perbedaan antara otak monyet atau chimpanze dengan otak manusia sebenarnya hanya pada satu chromosom dari 23 pasang yang dipunyai oleh primata tersebut. Walaupun demikian ternyata perbedaan antara monyet dan manusia sangatlah besar, terutama karena manusia mampu berbicara untuk berkomunikasi baik komunikasi internal maupun dengan external. dan seterusnya di . . https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/01/20/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-12/

Inteligensi interpersonal
Oleh dryuliskandar
Apakah jasmani yang dihadapi manusia itu adalah jasmaninya sendiri (seperti halnya dengan seorang pemain sandiwara yang ulung), atau pun jasmani itu terikat pada orang lain (seperti halnya dengan seorang dokter yang memeriksa dan mengobati pasien secara ilmiah dan non personal) semuanya itu akan memberikan kesan dan nampak sebagai terpisahnya antara manusia dan jasmaninya. . . . . . . kerusakan daerah itu akan mengakibatkan kerusakan inteligensi interpersonal. Inteligensi interpersonal ini spesifik milik manusia, hewan tidak mempunyai inteligensi ini. Inteligensi ini berhubungan dengan kebudayaan dan kepekaan sosial untuk hubungan interaksi kelompok. Ada sebagian pakar mengatakan bahwa selain interpersonal inteligensi ada juga emosional inteligensi
Selanjutnya lihat di :
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/01/25/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-13/

Budaya Korupsi dan Penyakit mental.
Oleh dryuliskandar
Yang disebut nilai adalah faham yang sangat tidak terikat secra kongkrit , tetapi lebih betendensi abstrak. Dalam hubungan pergaulan sosial maka apa yang dianggap bernilai ialah suatu faham yang implisist terikat pada satu individu atau sekelompok individu dan yang oleh mereka itu dianggap wajar, patut dan malahan patut dimiliki atau dicontoh dan seterusnya di . . .
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/01/28/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-14/

Etik., Moral., Kebenaran., Keadilan dan Hukum.
Oleh karena itu manusia sejak lahirnya dibimbing kedalam alam norma-norma itu , sehinggga ia dapat memperoleh pengetahuan, pengertian dan keinsyafan tentang norma- Etik., Moral., Kebenaran., Keadilan dan Hukum. . . . . menjelma menjadi mahluk yang bernorma (normative being).selanjutya di
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/02/01/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-15/
Human Suffering
Dunia ini penuh dengan penderitaan. Melahirkan adalah pnderitaan, menjadi tua . . . hidup tidak akan pernah bebas dari ‘desire and passion’, . . . kearah distress dan penderitaan.
Selanjutnya di
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/03/26/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-16/
Human Suffering
Dunia ini penuh dengan penderitaan. Melahirkan adalah pnderitaan, menjadi tua akan mengalami penderitaan, penyakit dan kematian akan membawa penderitaan. Bertemu dengan seseorang yang kita benci akan menimbulkan penderitaan, berpisah dengan orang yang dikasihi adalah penderitaan, untuk memenuhi kebutuhan hidup adalah penderitaan. Dalam kenyataannya manusia hidup tidak akan pernah bebas dari ‘desire and passion’, yang keduanya membawa manusia kearah distress dan penderitaan.
Selanjutnya di
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/03/26/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-16/

MMPI1-MMPI2-MMPI-Yul Iskandar, MMPI-Yul Iskandar= Manggala Multiple Personality Inventory
Bila dilihat item yang diganti dari MMPI I, oleh MMPI-2, ternyata hasil MMPI terjemahan dan modifikasi tahun 2001 oleh Yul Iskandar, masih relevan, sehingga tidak ada gunanya merubah dari MMPI yang ada terjemahannya, dengan MMPI-2.
Selanjutnya lihat di
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/03/27/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-17/
Pendidikan anak.
Demikian pula, maka secara berlimpah-limpah perhatian dari pelbagai pihak mulai diarahkan kepada pertumbuhan dan perkembangan jiwa anak. Pengetahuan-pengetahuan yang mengenai hal ikkhwal anak dianggap kurang lengkap, jika tidak mencantumkan secara luas dan mendalam status mentalis dan status emotionalis dari anak itu. . . . . , anak sudah mengenal siapa yang dekat dengan dia, ibunya, ayahnya, kakaknya, bibinya, kakeknya, neneknya atau pengasuhnya dan siapa saja yang telah memberikan Selanjutnya di :
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/03/28/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-18/
Proses Perubahan
Oleh karena itu, maka proses perubahan manusia yang dengan sendirinya akan dibawa oleh proses perubahan situasi materi dan situasi spiritual tertentu, haruslah sedapat-dapatnya memperhatikan pula adaptasi harmonik. Yang dimaksud dengan adaptasi harmonik ialah adaptasi yang memperhatikan syarat-syarat sopan santun dan ketentuan adat istiadat kebiasaan, serta segala sesuatu yang dianggap bernilai dalam suatu masyarakat. Selanjutnya di :
https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/03/29/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-19/

Keluarga besar dan keluarga kecil.
Keluarga besar dan masyarakat-masyarakat yang kebanyakan terdiri dari pada keluarga-keluarga yang bersistem demikian, pada umumnya nampak bersikap lebih rigide (kaku) dan bersikap lebih bertahan(resistent) terhadap keharusan adaptasi dan inkorporasi pelbagai fenomena-fenomena yang dibawa oleh proses perubahan. . . . .Antara lain sifat kakunya perlawanan itu kelihatan apabila masyarakat itu harus menghadapi perpindahan penduduk secara besar-besaran, seperti yang lazimnya diwajibkan karena proses industrilisasi atau transmigrasi. Seterusnya di : https://dryuliskandar.wordpress.com/2009/04/01/psikiatri-kusumanto-yul-iskandar-20/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: