Penelitian Tidur

Penelitian Tidur
Di kantor PRU yang baru saja, selesai terbangun dengan dana 1 juta pound sterling terdapat satu gedung dengan satu pusat didalamnya terdapat 2 alat EEG buatan Jepang (Nihon-Koden), dengan 32 Chanel.
. selanjutnya
https://dryuliskandar.wordpress.com/2011/01/01/autobiogrphy-dr-yul-iskandar-7/

Autobiogrphy Dr. Yul Iskandar (7)

Catatan
Autobiography dalam tulisan ini semua nama termasuk nama seluruh keluarga saya, karakter, tempat, institusi, situasi bukanlah berada di Indonesia , tetapi disuatu tempat di. . . . Republik Tidur.
Di kantor PRU yang baru saja, selesai terbangun dengan dana 1 juta pound sterling terdapat satu gedung dengan satu pusat didalamnya terdapat 2 alat EEG buatan Jepang (Nihon-Koden), dengan 32 Chanel. Disekeliling pusat itu ada ada 10 kamar untuk pemeriksaan tidur, secara serentak. Ada kamar istirahat dokter, dan kamar perawat, dan ada satu kamar untuk mengawasi pasien dengan CCTV. Semua peralatan adalah baru, dan gedung baru yang baru ditempati 2 minggu, sehingga dia lupa mengirimkan alamat PRU yang baru kepada saya, sehingga saya tersesat kegedung lama. Tetapi untungnya saya jadi berkenalan dengan orang Malaysia Azhari, yang menceritakan bahwa disana ada 1000 orang mahasiswa Malaysia, dan 70% adalah orang melayu, 10% orang Cina, 10% India dan sisanya dari etnis minoritas lainnya seperti dayak, Eurasian dsb . Semua yang dikirim adalah atas beban pemerintah Malaysia dan atas inisiatif perdana Menteri.
Bila 30 tahun kemudian Malaysia lebih maju dari Republik Tidur, pastilah akan terjadi. Tiap tahun ribuan anak muda belajar di Negara maju, selain itu bila di Republik Tidur, saya mengadakan congress Psikiatri Biologik, saya akan dipusingkan dengan biaya congress, maka di Malaysia bila congress disetujui oleh organisasinya (asosiasinya) maka akan dibiayai Negara, dan tak ada sponsor dari pabrik obat.
Saya diantarkan ke kantor PRU oleh Azhari, dia mengatakan bahwa dia akan bertemu lagi dengan saya nanti sore, serta menanyakan alamat tempat saya menginap suatu penginapan B3.
Di PRU saya kemudian mencari Prof. D. Marchus sebagai orang yang tertinggi di PRU. Kemudian mereka memanggil Dr.Mc Clevend dan Dr.Susan sebagai asisten Prof. Marchus. Prof. Marchus telah 3 kali ke Republik Tidur, saya selalu mengantar dia baik di Jakarta, Ujung Pandang (dan Sulawesi Selatan) serta ke Padang (dan Sumatra Barat).

Tak ada yang tahu bahwa dia sebenarnya alcoholic, tapi juga workalkoholic. Dia memperkenalkan saya sebagai Prof. Psikiatri Republik Tidur, dimana saya dikenal oleh para Psikiater dari Medan sampai Abepura (di Irian Barat), dari Menado sampai Jogja. Dia katakan bahwa Republik Tidur besarnya lebih dari Eropah, dari Kotaraja ( di Aceh) sampabi Jayapura (Irian), sama jauhnya dari London sampai ke Moskow.

Saya tersenyum saja dengan pujian dia. Dia juga mengatakan bahwa meskipun

dilihat dari segi alat-alat di Inggris, alat-alat sleep center di Republik Tidur ( Pusat Psikiatri Biologik, ), sudah out of date tapi meskipun demikian sudah lebih dahulu ada, dibandingkan dengan mereka.

Prof.Marchus juga mengemukakan bahwa Dr. Iskandar, telah melakukan penelitian yang luar biasa dengan animal (tikus) di Sydney Australia, dan ini dikatakan sendiri oleh Prof. Wade dari Department Physiology dan Pharmacology University of New South Wales, Sydney Australia kepada Prof.Marchus.

(bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: