Menuju Inggris


Besoknya uang rupiah pinjaman dari kawan, aku tukarkan secara resmi di LPD dengan kurs resmi, komplit alasannya, yatu kepergian ini untuk mengharumkan nama Negara Indonesia, karena hanya Indonesia saja di Asia yang diundang melakukan
selanjutnya di:
https://dryuliskandar.wordpress.com/2010/12/17/autobiogrphy-dr-yul-iskandar-5/

Catatan
Autobiography dalam tulisan ini semua nama termasuk nama seluruh keluarga saya, karakter, tempat, institusi, situasi bukanlah berada di Indonesia, tetapi disuatu tempat di. . . . Republik Tidur.

Autobiography Dr.Yul Iskandar (5)
Besoknya uang rupiah pinjaman dari kawan, aku tukarkan secara resmi di LPD dengan kurs resmi, komplit alasannya, yatu kepergian ini untuk mengharumkan nama Negara Indonesia, karena hanya Indonesia saja di Asia yang diundang melakukan penelian otak yang sangat penting. Jadi perlu uang Pound untuk sekian bulan. Tidak lupa dilampirkan kartu tanda anggauta CKN. Dengan cepat mereka memberikan uang pound Inggris lembaran 10 pound (mata uang tertinggi saat itu) sebanyak sekian ribu pond.
Uang itu aku bagi tiga, dua pertiganya dijual dipasar gelap, di Pasar Baru. Sebagian aku kembalikan kepada yang punya uang, sebanyak hutang yang kemarin kupinjam, sebagian lagi aku serahkan dirumah untuk belanja selama aku tak ada di Indonesia, dan sisanya untuk menambah bekal untuk ke Inggris.

Jadi urusan keuangan telah beres, Tiket BA (British Airways) sudah ditangan dan Transparansi Sheet, untuk memberi kuliah serta spidol, serta pokok- pokok yang akan didiskusikan telah siap.
Sesampai di Bandara, Istri dan anak ingin ikut. Anak saya ingin dadah-dahan (bye) sampai plane . Mereka tak bisa masuk. Tapi setelah saya lihatkan kartu anggauta CKN saya, keluarga diizinkan masuk sambil diberi semacam badge yang saya tak mengerti artinya, yang penting sampai dapat panggilan anak bermain di bandara dengan senang hati, karena kami baru 2 jam lagi kapal akan berangkat. BA saat itu tidak terbang ke Indonesia. Jadi saya harus naik SIA ke Singapura baru ganti pesawat dengan BA yang langsung sampai London, Di London saya harus menginap 3 hari, karena satu hari saya diundang oleh pimpinan perusahaan sponsor untuk diskusi dan makan siang. Baru setelah itu saya terbang lagi menuju kota B yang jauhnya 150 km dari Leeds. Sebenarnya kalau tahu seperti itu lebih menguntungkan untuk dari Jakarta- Singapura- London dan kemudia naik kereta api. Dari Leeds ke London Naik kereta api hanya 5-6 jam saja. Naik plane pun kurang dari 1 jam, tapi berhenti jauh dari kota Leeds. Tapi tiketnya seperti itu, dan saya harus membereskan custom di London sebagai bandara Internasional, karena bandara yang dekat (150 km) dari Leeds itu adalah bandara Lokal.

Setelah 2 jam menunggu, ternyata kopor saya tidak ditemukan, saya lapor dan mereka mengatakan akan mencarinya, dan akan mengantarkan kopor itu ketempat penginapan saya di Leeds. Didalam Declare , saya menyebut nothing to declare (tak ada yang perlu dilaporkan). Di London saya menginap disuatu motel, yang murah, satu malam biayanya 29 pond, tapi kamar mandi diluar, serta tak ada makan pagi.

Besoknya dijemput oleh perusahaan sponsor saya, kami berbincang, makan siang, lalu diajak melihat kota London. Saya sudah tiga kali ke London, jadi pasti yang akan diperlihatkan Big Band, The Tower of London, Jembatan di Sungai Thames, Istana, dan beberapa Moseum serta galeri barang antic.

Malamnya saya mendapat telepon dari agen BA, bahwa kopor saya telah ditemukan, dan saya harus menghadap kepala Custom di Heathtrow. Karena memang saya juga akan ke heathtrow, untuk terus ke Leeds, maka saya katakan saya akan datang pukul 9.00 pagi, sebab plane saya pukul 12. Dari Motel saya di East London, saya naik subway ke Bandara. Naik Taxi, ke Bandara seharga 50 pound, sedangkan naik subway hanya 5 pound. Pergi kenegara kaya, kita menjadi sangat miskin.

Sesampainya di Bandara, saya langsung menuju kantor kepala Custom.
Karena sudah Janji, tepat pukul 9.00 saya dipanggil memasuki kamar kepala Custom .
– Dr. Iskandar, kata kepala Custom di bandara itu. Anda telah melakukan pelanggaran berat.
– Apa itu.
– Anda membawa 5 dos Rokok Kretek (clove Cigaret)
– Kami telah melakukan X-ray isi kopor anda.
– Disini hanya diizinkan membawa masuk 1 dos Rokok saja.
– Kalau begitu yang 4 dos rokok itu dibuang saja, kata saya enteng.
– Masalahnya anda telah menandatangani bahwa tak ada barang-barang terlarang yang dibawa, sehingga masalahnya tidak sesederhana itu.
– Maksudnya.
– Ada dapat dituduh melakukan percobaan menyeludupkan barang terlarang, ini tindakan criminal serius, mungkin anda harus menghubungi kedutaaan Besar anda, serta menyiapkan pengacara.
– Ini kan hanya pelanggaran ringan, dan kalau perlu buang saja itu semua rokok tak ada masalah bagi saya. Saya kemari diundang oleh warga Negara Inggris untuk bekerja sama.
– Masalahnya bila anda men-declare bahwa anda membawa 5 dos rokok, maka kita akan pertimbangkan masalah itu, tapi kini masalahnya adalah masalah percobaan penyeludupan barang terlarang, sebab anda tak mendeclare barang terlarang yang dibawa. Suatu tindakan criminal serius.
– Apa saya dapat lihat passport anda, kata pemeriksa costom.
– Saya berikan paspor saya.

Mukanya berubah, dia baca kembali dari halaman depan, kemudian dia keluar dan rupanya dia pergi menemui atasannya. Setelah 30 menit kemudian dia kembali bersama bosnya. Kini Bosnya yang bicara.
(bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: