Autobiogrphy Dr. Yul Iskandar (1)

Autobiogrphy Dr. Yul Iskandar (1)

Kata Pengantar

Terinspirasi oleh tulisan Barck Obama, Dreams from My Father, dan tulisan Lie Kuan Yew, the Singapore story, saya mencoba menulis Autobiography saya dalam tulisan ini. Tentunya berbeda dengan kedua orang itu yang terkenal diseluruh dunia, autobiography saya ditulis orang yang tak terkenal, pensiunan dengan pendapatan satu juta enam ratus ribu perbulan, 22 tahun menderita sakit jantung, jadi saya bukanlah orang penting.
Karena tulisan ini mungkin akan menjadi buku, mungkin pula menjadi bagian dari Blog di Internet maka nama termasuk nama seluruh keluarga saya, karakter, tempat, institusi, situasi dari orang disamarkan, untuk mencegah adanya polemik, atau lebih luas lagi perasaan namanya dicemarkan, dan saya bisa masuk penjara 6 tahun karena menulis hal ini di Internet (karena mencemarkan nama baik). Sebagai tulisan yang bukan suatu sejarah maka masalah waktu (time) mungkin tidak kronologis, adanya dialog, tentunya tidaklah persis benar. Ada orang-orang yang dalam tulisan ini tidak dirubah namanya, yaitu adalah (Alm) Prof. Dr. Kusumato Setyonegoro, sebagai guru, orang tua, maupun sebagai pembimbing disertasi Doktor saya, Prof.Ban yang saya kenal di Paris ketika ada workshop dari Rating Scale, ditahun 1980-an. Drg. Hawaliyah Farsicha sebagai istri saya. Juga tak diubah adalah berbagai instusi tempat saya pernah mengajar, menjadi kepala bagian, menjadi asisten pembantu dekan bidang kemahasiswaan, serta founder dari laboratorium Biokimia FKG Trisakti, Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, ,dimana saya pernah mengajar sebagai dari asisten ahli sampai lector, selama selama 10 tahun, (almamater saya dari S1, S2 sampai S3), Universitas Bina Nusantara , Departemen Kesehatan Direktorat kesehatan Jiwa, Department Psychology University of Leeds UK, Department. Physiology and Pharmacology University of New South Wales, Australia, Department of Biological Psychiatry , Lucknow, Utar Pradesh, India dan beberapa Institute lainnya yang tak membuat kontroversi. Sedangkan diluar itu maka nama-nama institute atau kantor baik swasta/ pemerintah adalah nama-nama yang telah diubah..

Hal perubahan nama ini pernah dilakukan oleh Sutan Sjahrir ketika dia menulis kisah pembuangan di Digul dan Pulau Banda. Dia bicara tentang seorang pemimpin besar dengan nama Abdurachman, dalam tulisan itu ditulisnya, bagaimana pengecutnya Abdurachman, dengan membubarkan partai yang dia buat sendiri, serta surat tertulis Abdurachman, bahwa dia minta maaf pada Belanda dan ingin keluar dari penjara dan tak akan berpolitik lagi. Tentunya tak ada yang marah dengan tulisan itu, tetapi tentu beberapa orang bisa menebak siapa Abdurachman tersebut. Begitu juga Tan Malaka menulis ketika dia baru sampai di Indonesia, di Rawajati, dengan memakai nama samaran, serta nama-nama samaran lainnya, tulisan itu dibuat pada tahun tertanggal 15-6 -2602 (tahun Jepang) (=1942 M).

Semua kejadian yang diceritakan oleh saya adalah suatu kejadian yang benar adanya, paling kurang berdasarkan persepsi dan ingatan saya, atau mungkin ada sedikit apocrypanya. Saya tak akan berpolemik, dan melayani polemik untuk tulisan ini, karena tujuan utama menulis disini adalah untuk sebagai pelajaran, dan tentu bukan pelajaran psikiatri biologic dan psikofarmakologi yang saya kuasai, akan tetapi pelajaran tentang hidup diluar psikiatri, bagaimana kita supaya survive, jatuh, bangun lagi, jatuh lagi bangun lagi dst. Walaupun hal ini tidak mudah. Jadi dalam tulisan ini tidak akan menuliskan secara detail masalah-masalah yang sifatnya ilmiah dibidang psikiatri Biologik, (untuk itu bisa dibaca di Blog Psikiatri- Kusumanto – Yul Iskandar, tulisan disini adalah perspektif diluar bidang keilmuan itu.

Apakah label yang tepat diberikan pada buku ini, autobiography, memoir, family history, atau Yul Iskandar personal sory, tidak menjadi masalah besar bagi saya. Tulisan ini saya buat untuk mencegah jangan terulang-nya hal tersebut, jangan orang lain mengikuti jejak langkah saya, yang saya kira puluhan kali saya lakukan dengan kesalahan yang hampir sama, tanpa kapok, akan tetapi meracunnya kehidupan saya, kalaupun saya dibolehkan untuk menjalani hidup ini, maka jalan ini mungkin akan saya jalani lagi dengan keadaan dan konsisi sama.. Tuhan telah menentukan takdir saya, tapi saya selalu berusaha mengubah nasib saya secara radikal, dan segala usaha yang saya lakukan adalah perjalanan menantang nasib.

Menjadi Visiting Professor Di Deptemen Psychology University of Leeds.

Kedudukan saya yang unik menjadi dosen luar biasa di FKUI tanpa SK dari rector atau dekan FKUI, tapi hanya secarik kertas dari kepala bagian dan Pegawai Depkes dengan eselon tertentu yang tak pernah berubah selama tahunan, serta kepala Laboraturium Psychiatry Biologik, Psychopharmacology dan Sleep medicines (PBPSM) di Grogol tanpa surat keputusan (SK) yang jelas, tanpa tahu siapa atasan langsung dari lab tersebut, membuat saya menjadi orang bebas atau orang tidak jelas. Hal ini terbukti bahwa FKUI, dimana saya pernah Full time mengajar 6 tahun, kemudian Part time selama 15 tahun, tidak pernah ada undangan dari bagian psikiatri atau semacam piagam penghargaan atas bantuan dan karya di FKUI ( saya bukan tukang memburu piagam pernghargaan) . Begitu juga di Dep-kes, ada kegiatan apapun setelah saya pensiun (dini) tahun 1994, tidak pernah mendapat undangan, seperti orang luar Depkes saja, juga tiada piagam penghargaan 10, 12 , 20, atau 25 tahun menjadi pegawai DepKes. Perlu ditekankan sekali lagi saya bukan pengejar kertas penghargaan.

– Kemana Si Yul , Tanya bos di DepKes, suatu hari, ditahun 80-an .
– Oh mungkin dia sedang mengajar di FKUI,- kata seorang kawan, dan kemudian si bos menelepon ke FKUI, jawabannya mungkin dia ada di Lab. PBPSM (Lab psikiatri Biologik, Psikofarmakologi, dan Sleep Medicin) di Grogol. Ketika menghubungi lab.PBPSM Grogol ternyata saya juga tidak ada. Wah ini dasar dosen luar biasa, jadi biasa diluar dan sulit dicari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: